Ranah Pena

0

SANTRI

Aku santri Tumbuh bersama mimpi Dengan rapalan doa dalam hati Berharap mimpi itu terjadi Aku santri, Puluhan kitab telah kukaji Banyak nasihat dari Pak Yai Berharap...

0

SEPI

Denganmu, Berarti aku mampu Membiarkanmu hatiku jatuh Pada hati yang selalu kurindu Dengan rasa yang setia menunggu Bersamamu Aku tahu Mencintaimu bukan obsesiku Mendampingimu itu tujuanku...

0

Ingat

Aku iri pada peci Dia begitu kau sayangi Meski jarang dicuci Setidaknya kau pakai setiap hari             Aku iri pada baju             Dia selalu mendekapmu            ...

0

Santri

Santri … Itu julukanmu Pesantren … Itu tempat tinggalmu Mengaji Itu kegiatan wajibmu Salat Itu olahraga juga kewajibanmu Santri Kau berbakti pada Ilahi Kau mengabdi pada...

0

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Saat itu waktu menunjukkan pukul 16.00. Langit berhias warna biru disertai awan putih. dan ditambah sinar matahari berwarna sedikit jingga di ufuk Barat. Jalanan kota tampak...

0

Maafkan Arella

“Hai, nama gue Arella. Ya, cuma Arella aja. “Bukan Rella berkorban demi dia.” Gue kelas 10 anak bahasa. Lulusan Corona. It’s feel so sad, but it’s...

0

Di Sebalik Kopyah Miring

Laki bernama Imam itu membenahi kopyahnya yang miring. Sambil membawa Al-Quran dia berlari menuju gerombolan yang sedari tadi sudah melantunkan lafadz Al-Quran. imam yang baru datang...

0

Usaha Tahu Pak Darmo

Pagi-pagi sekali karyawan-karyawan Pak Darmo sudah menyebar ke seluruh bagian Desa Mulyo. Mereka berkeliaran membawa ember berisi tahu untuk para konsumen. Kesuksesan Pak Darmo tidak didapat...

0

Perjuangan Hidup Santri

Kehidupanku dulu ketika belum mondok sangatlah berbeda dengan sekarang. Dulunya aku adalah seseorang yang nakal. Anak yang selalu membantah orangtua dan tidak mau diberi nasihat. Aku...