DI BALIK NIAT

Share

Kutiliskan sebuah kisah sekelebat rasa di balik niat. Rasa yang datang karena anugerah dari Tuhan. Rasa yang bisa mengganas. Kilasan pertemanan mata mulai menguasai hati untuk menaruh rasa. Ketertarikan ada dalam diri. Sekelebat rasa itu muncul dan bertahan ketika manusia gagah itu melantunkan ayat-ayat yang seakan terdengar seperti ayat cinta untukku.

Namun itu mungkin bukan kenyataan. Mengerti seorang aku saja tidak apalagi membacakan lantunan ayat cinta untukku. Bulir air mata mulai meluncur bebas ketika indra penglihatan dan pendengaran ini menyaksikan senandung pujian indah untuk Nabiku. Iringan pukulan banjari yang merdu menambah keindahannya. Gagah berwibawa itulah yang kuopinikan secara dasar untuknya. Aku tahu aku hanyalah manusia sejentik untuk kamu manusia gagah itu yang memiliki segalanya. Tapi, apa salahnya jika kamu adalah hal yang ada di antara doa dan sujudku? Apa salahnya jika coretan tinta hetic ini selalu menyelipkan namamu di lembaran kuning milikku?

Aku tak perlu kamu mengetahui rasa ini. cukup Tuhanku saja yang tahu dan menjadi perantara atas cintaku untukmu. Benar, jika aku datang untuk mendapat pengajaran dari Kiaiku. Tapi, di balik niatku aku menaruh cinta untukmu, manusia rahasia. Banyak jalan agar kamu mengenalku tapi aku tetap dalam pilihanku untuk Tuhan sendiri yang mengenalkannya.

Bening Banyu Segoro

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *